Alinea Terakhir

Alinea terakhir, paragraf yang hampir selesai.

Pada akhirnya semua menjadi hampir,

Hampir bersama,

Hampir saling membahagiakan,

Hampir yang tak pernah mudah ternyata.

Ada tawamu di ruas-ruas ruang di kepala.

Ia enggan beranjak setelah kamu terburu-buru menjauh; menjarak pagi itu dan enggan kembali walau sejenak.

Tentu kamu orang yang mampu membuatku jatuh hati dengan sangat mudah dan sederhana.

Nada bicaramu, perhatianmu, apakah semuanya beranjak menjadi baik belaka tanpa pernah ada rasa?

Rasanya tidak adil bagiku, semesta menjatuhkan hatiku dengan sederhana tapi tidak sebaliknya, benar-benar tidak sebaliknya.

Hingga saat aku menulis inipun tawamu masih terdengar akrab di telinga.

Aku harap kamu bahagia.