Ibun Tiba-Tiba Pergi

Semua tiba-tiba
Ibun “pergi” kata mereka
Rumah ramai seketika

Tiba-tiba aku didudukkan di teras
Kenapa semua menatapku iba?
Disuruh ikhlas katanya

Tiba-tiba aku digandeng berjalan beriringan
Melihat sekeliling penuh kuburan,
Siapa yang dimakamkan?
Kenapa ibun dibiarkan berbaring di galian?
Kenapa ibun dipakaikan kain kafan?

Ibun tidak pernah muncul setelah itu
Sayang sekali, padahal sanak saudara berdatangan
Semua orang membicarakan kebaikan ibun,
Tapi ibun tetap tidak bergabung dalam obrolan

Tiba-tiba aku kesepian diantara ramainya suara
Kenapa aku sesak sendirian?
Padahal semua orang bernafas seperti biasa
Kenapa pipiku basah air mata?

Tiba-tiba telinga berdenging
Tiba-tiba kepala berputar

Ibun sudah tidak ada ya?